August 23, 2019
ruang usik

Duet Bareng Fandy Kerispatih, Dek Ulik Merasa Ragu

Diva pop Bali, Dek Ulik, kembali membuat gebrakan. Setelah beberapa waktu lalu meluncurkan single berbahasa Indonesia “Jangan Disesali”. Kini, ia kembali mengumumkan projek barunya, yakni sebuah kolaborasi dengan Fandhy Santoso, vocalis dari group band Kerispatih.

Baca Juga: Gorsi Sudipta, Masa Masekolah Ini Pengalaman Semua Orang

Awalnya, ia menyangka jika kolaborasi itu hanyalah sebuah guyonan dari Andy Duarsa yang menawarinya. Namun oleh Andy, ia diyakinkan jika itu bukanlah sebuah lelucon. “Siapa yang tak kaget! Saya kira ini prank,”katanya saat menggelar media gathering beberapa waktu lalu di salah satu restaurant di kawasan Renon. Minggu (14/7).

Meski mengaku sebenarnya dirinya tidak cukup pede dengan kolaborasi itu, istri dari Made “Lolak” Arimbawa ini berusaha meyakinkan diri dan menyambutnya sebagai sebuah tantangan. Sebelum proses rekaman, Dek Ulik dan Fandy sempat dipertemukan untuk saling mengenal dan mencoba “latihan” menyanyi bersama. “Semoga hasilnya sesuai harapan, saya minta doa dan suportnya untuk smeua pihak,”katanya lagi.

Meski demikian, ketika ditanya akankah berpindah haluan dan menyanyikan lagu pop Indonesia, dengan tegas mengatakan jikia dirinya tetap menyanyian lagu pop Bali. “Lagu pop Bali tetap saya nyanyikan buktinya saya masih ada beberapa rekaman yang belum dirilis dan sedang proses saat ini,”sambungnya.

Dek Ulik juga mengakui tantangan terberat dari projek ini adalah cengkok Bali dan medok Bali. “Ya ini adalah tantangan dan saya akan berusaha maksimal atau ini juga bisa menjadi ciri khas nantinya,”paparnya sembari tertawa.

Baca Juga: Bali Blues Festival 2019, Blues is Making Friend

Dek Ulik dan Fandy akan menyanyikan lagu “Di Ujung Kisah Ini” yang rencananya akan dirilis pada September mendatang. Menariknya dari proses kolaborasi ini menurut Andy Duarsa adalah proses take video untuk fotage video clip dan vocal yang digarap lebih dahulu di Bali. “Fandy ini orang super sibuk jadi mumpung di Bali ya kita garap saja dulu fotage dan vocalnya,”terang Andy.

Sedangkan untuk proses musik hingga mixing dan masteringnya akan digarap sepenuhnya di Jakarta.
Disisi lai, Fandy mengakui jik projek kolaborasi ini adalah pertama terjadi. Ia mengakui jika projek itu banyak campur tangan dari Andy Duarsa yang mengelola manajemen materi media sosial sejumlah penyanyi Bali. “Ini projek pertama saya dengan musisi daerah dan saya cukup kaget jika Bali itu sangat keren khususnya para musisinya,”sanjungnya.

Baca Juga: Gus Teja Uji Coba Bali Blues Festival Sebelum Tampil di Taiwan

Awalnya, Fandy hanya ingin membuat konten untuk chanel youtubenya dan ketika ia menceritakan itu kepada Andy, justru Andy Duarsa langsung menyebutkan ada penyanyi top Bali yang cocok. “Jujur saja, saya awam dengan kondisi musik di Bali tapi saya yakin ini bukan sebuah kebetulan,”imbuhnya.

Dengan nada sedikit merendah, vocalis berkaca mata ini mengakui jika dirinya sama sekali tidak merasa lebih hebat karena disebut sebagai artis nasional. “Ini bukan masalah nasional dan daerah, tapi ini masalah karya,”tegasnya. (Red/Dhi/Rls/IMC)

INIMUSIK.com didirikan sebagai wadah atau media informasi untuk mereka yang bergerak dibidang industri musik secara luas untuk perkembangan musik. selengkapnya klik https://inimusik.com/kenalan/
error: Content is protected !!