Cerita Fasih Tentang Luka dan Bulan

 Cerita Fasih Tentang Luka dan Bulan

Fasih Band/ inimusik

Digiqole ad

Fasih, band asal Kuta, Bali ini secara resmi merilis mini album pertama bertajuk “Luna”. Minggu, 10 Mei 2020 melalui platform digital. band yang terbentuk sejak 2016 ini menawarkan musik berirama pop alternatif.

Baca Juga:  Dunia Kesenian Indonesia Berduka, Djaduk Ferianto meninggal dunia

Terdapat empat lagu dengan judul Atma, Kala, Luna, dan Tabula Rasa. Chresna Satyavadini, vocalis dari band Fasih menjelaskan album ini diberi nama Luna yang memiliki arti bulan. “ Karena wanita bisa menjadi penyembuh luka selain diri sendiri,” ucap pria berkacamata ini. Minggu (10/05/2020).

Lebih lanjut, ia menggambarkan bulan adalah sosok wanita sebagai penerang di balik gelap. Secara garis besar, lagu yang terdapat pada mini album mereka ini bercerita tentang perasaan luka.

Baca Juga:  Abirama Lepas "Ego" di Akhir Tahun 2019

Chresna yang juga sebagai gitaris menekankan maksud luka itu luka dalam jiwa.  “Bisa diartikan kita harus segera keluar dari luka yang membelenggu, bangkit dan pulih,”sambungnya.  

Selain itu, Rama Giantara bassis dan Angga Hartono sebagai penggebuk drum. Sebelum merilis album pertama, Fasih sudah mengeluarkan empat  lagu  yang bisa dinikmati di digital Spotify dan Soundcloud.  

Baca Juga:  Menuju Mini Album, Lemurian Codex Perkenalkan "Lemurian Manifesto"

Menariknya, proses pengerjaan mini album ini dikerjakan di home studio milik Chresna bernama HolySwan Records. Dalam aransemen ini dibuat bersama  yang hanya menghabiskan waktu enam bulan.  

Sayangnya, mereka belum sempat menggarap video klip karena terhambat pandemi korona. (Red/DHi/Bhi)