Bicara Musik

Lagu Hits Nanoe Biroe: dari Beduda hingga Tresna Lintas Planet

Lirik Lagu Bali Terbaru Ngerupuk Suba Paek dari Nanoe Biroe

N

INIMUSIK.COM – Nanoe Biroe, nama panggung dari I Made Murdita, lahir di Denpasar pada 17 November 1982. Sejak kecil, musik sudah menjadi bagian hidupnya. Ia mulai menekuni seni musik saat duduk di bangku sekolah dasar, membentuk lebih dari sepuluh band untuk mengeksplorasi berbagai genre.

Salah satu yang paling dikenal adalah Biroe Band, yang ia pimpin sejak 1998. Band itu membawa Nanoe Biroe ke panggung festival lokal, tapi pada 2005, ia memutuskan melangkah solo. Keputusan itu membuka pintu lebar untuk lagu-lagu berbahasa Bali yang kini menjadi ciri khasnya.

Sebagai musisi, Nanoe Biroe tidak hanya bernyanyi. Ia dikenal sebagai Presiden Baduda, julukan dari fans club Baduda Muda Bali. Komunitas ini lahir dari penggemar setianya yang disebut “Baduda”—sebuah istilah Bali yang awalnya merujuk pada kumbang tahi, tapi kini melambangkan semangat gotong royong.

Baduda Muda Bali berkembang menjadi organisasi yang fokus pada kegiatan sosial, seperti kampanye lingkungan, anti-narkoba, dan peduli AIDS. Nanoe Biroe sering terlibat langsung, misalnya menggelar konser di bantaran Tukad Badung pada 2010 untuk membersihkan sungai, atau menjadi duta lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup sejak 2006.

Prestasinya tak tanggung-tanggung. Ia memegang tiga rekor MURI, termasuk bernyanyi nonstop selama 80 jam di Lapangan Puputan Badung pada 2010—aksi yang menarik ribuan orang dan didukung perusahaan telekomunikasi. Penghargaan lain mengalir deras: Pencipta Lagu Terbaik di Denpost Award 2005, Pendatang Baru Terbaik Pria di Gita Denpost Award 2006, hingga Lagu Terpopuler di Radar Bali Award 2009.





Motto hidupnya, “Bermimpi, beraksi, berbagi,” tercermin dalam setiap penampilannya. Musik Nanoe Biroe memadukan reggae, pop, rock, dan punk dengan lirik berbahasa Bali yang sarat cerita cinta, identitas pulau, serta pesan sosial. Kini, dengan label Baduda Production miliknya sendiri, ia terus merilis karya yang mengalir seperti angin pantai Bali.

Discografi Nanoe Biroe: Dari Album Debut hingga Single Terbaru

Karier rekaman Nanoe Biroe dimulai kuat dengan album debut yang terjual hingga 48.000 kopi. Sejak itu, ia merilis empat album studio utama dan puluhan single yang menjadi andalan di platform seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube. Berikut daftar lengkap discografinya berdasarkan rilis kronologis.

Album Studio

  • Suba Kadung Metulis (2006): Album perdana yang meledak dengan lagu-lagu seperti “Wayan Jani” dan “Sumpah Mati Cinta Mati”. Liriknya sederhana tapi menusuk, membahas cinta dan perjuangan sehari-hari di Bali. Album ini memenangkan Album Terbaik dan Sampul Album Terbaik di Gita Denpost Award 2006.
  • Passion (2007): Fokus pada energi rock-reggae, dengan hits seperti “Passion” yang energik. Album ini memperkuat posisinya sebagai musisi yang bisa menggerakkan massa.
  • Republik Beduda (2008): Terinspirasi dari komunitas fansnya, album ini penuh lagu-lagu gotong royong seperti “Jantung Ati”. Ia juga meraih Penghargaan Pengabdian Kemanusiaan dari PMI Bali tahun itu.
  • Tata Hati (2010): Lebih introspektif, mengeksplorasi tema hati dan lingkungan. Lagu utamanya sering diputar di acara sosial.

Single dan EP Terpilih

Nanoe Biroe rajin merilis single sejak era digital, banyak yang berdiri sendiri atau bagian dari kompilasi. Beberapa yang paling menonjol:

  • Menyama (2022): Single romantis yang cepat viral, dengan vokal hangat Nanoe Biroe.
  • Tresna Lintas Planet (2022): Lagu cinta lintas batas, dirilis di bawah Baduda Pro, tersedia di Qobuz dan Spotify.
  • Astungkara Bali Bangkit (2022): Lahir di masa pandemi, lagu ini menjadi anthem semangat pulau dengan elemen rock kuat.
  • Kungkang Siwa (2025): Single terbaru, rilis Maret 2025, membawa nuansa pop segar tentang kehidupan sederhana.

Discografi lengkapnya mencakup lebih dari 40 lagu di Spotify, termasuk kolaborasi dan cover. Ia juga aktif di SoundCloud dan Boomplay, di mana penggemar bisa streaming gratis.

Lagu Populer Nanoe Biroe yang Paling Banyak Diputar

Dari ribuan pemutaran di YouTube dan Spotify, lagu hits Nanoe Biroe selalu kembali ke tema cinta, persaudaraan, dan Bali. Berikut daftar yang paling sering dicari dan dibagikan.

  • Tresna Nyama (2022): Lebih dari 3,5 juta pemutaran di YouTube Music. Irama pop-reggae ringan ini cocok untuk playlist santai, liriknya cerita cinta dekat yang hangat seperti pelukan.
  • Tresna Lintas Planet (2022): 306 ribu pemutaran, single romantis dengan gitar akustik lembut. Vokal soulful Nanoe Biroe membuatnya terasa seperti perjalanan mimpi.
  • Astungkara Bali Bangkit (2022): 912 ribu pemutaran, lagu doa untuk pulau di masa sulit. Beat rock-nya kuat, sering dibawakan di acara amal.
  • Manusa Panak Manusa: Pop Bali energik tentang persaudaraan, favorit di pesta desa dan pernikahan. Harmoni vokalnya kaya, bikin pendengar ikut bernyanyi.
  • Gumi Tanpa Matan Ai: Dari kompilasi terbaik, aransemen sederhana tapi pesan tentang dunia tanpa cinta sejati membuatnya mendalam dan relatable.
  • Sumpah Mati Cinta Mati: Hits awal karier, lirik dramatis tentang janji cinta abadi yang masih populer di kalangan fans lama.
  • Jantung Ati: Lagu patah hati yang menyentuh, sering dibawakan ulang di festival.
  • Ngerupuk Suba Paek (287 ribu pemutaran) dan Punyah Terarah (310 ribu pemutaran): Lagu-lagu ceria tentang pesta dan arah hidup, andalan di playlist pesta Bali.
  • Wayan Jani (2005): Dari album debut, lagu ini mengisahkan tokoh lokal dengan irama folk-pop yang autentik.
  • Menyama (2022): Single terbaru yang naik daun, campuran pop modern dengan sentuhan tradisional.

Lagu-lagu ini sering muncul di TikTok dan Instagram Reels, terutama di kalangan anak muda Bali yang membagikan cover atau dance challenge.



Warisan Nanoe Biroe di Musik Bali

Hingga saat ini Nanoe Biroe masih aktif dalam berkarya, selain itu ia juga memiliki beberapa bisnis salah satunya adalah kuliner yang diberikan nama Pulau Nyama.

***

ikuti kami di Google News
Shares: