Little Liar Man Singl Perdana Keynie

 Little Liar Man Singl Perdana Keynie

keynie DHR/inimusik/foto by istimewa


Yogyakarta memang penuh akan talenta musisi dengan segala genre dan fresh. Orang mungkin memberikan label kota ini sebagai “laboratorium” bagi para musisi untuk menghasilkan karya yang cenderung fresh dan berani.

Salah satu musisi kota gudeg yang digadang – gadang akan menghasilkan materi yang menarik ini adalah Keynie. Bermain di ranah musik Dansa Elektronika dan keberaniannya dalam memproduseri lagunya sendiri membuat Keynie terlihat stand out diantara deretan rookie.

Baca Juga:  Mukarakat, Perkenalkan Budaya Timur Melalui Musik

Hal inilah yang membuat seorang Heruwa “Shaggydog” tertarik untuk membantu mengedarkan lagu milik Keynie melalui label rekaman milik Shaggydog. Gayung pun bersambut dengan hadirnya DoggyHouse Records sebagai fasilitator untuk merilis materi yang selama ini mengendap di studio. Setelah proses rekaman yang cukup melelahkan termasuk berganti studio akhirnya rampung juga single pertama Keynie.

Diberi judul “Little Liar Man”, komposisi ini berkutat pada cerita kebohongan seorang lelaki atas dasar romansa. “Kalo cerita dibalik lagunya itu sih sebenernya dari pengalaman pribadi. Jadi ada cowok gitu yang bertahan hidup dengan berbohong ke semua orang” ungkap Keynie mengenai kisah dibalik pembuatan lagu ini.

Baca Juga:  Balian Band, Rilis Single Perdana The Story of Beautiful Mess

Lelaki yang diceritakan dalam “Little Liar Man” ini bertahan hidup dengan banyak membuat dinding dusta yang  mengelilingi kehidupannya. Sayangnya banyak orang yang percaya dan menaruh rasa hormat atas bualan yang disusunnya.

Hingga kemudian terungkaplah bahwa itu semua hanyalah kedustaan. Akumulasi dari berbagai macam kepalsuan lelaki ini yang kemudian berdampak buruk dan merugikan banyak orang.

Dalam musiknya, Keynie menggabungkan berbagai mode musik dansa dengan pengaruh Pop dan R&B kontemporer. Dengan sadar Keynie memutar pengaruh input kolaboratif menjadi suara yang bertekstur, eksploratif, baik yang intim maupun yang luas. Hasilnya, “Little Liar Man” terasa intim sekaligus berlimpah — kumpulan nada Elektronika ruminatif dengan hati Pop. (Red/Pra/Rls)

musik