Sebelum Tour Jepang, Nanoe Biroe Jual Kaos di Live TikTok

INIMUSIK.COM – Setelah beberapa kali sempat bungkam saat ditanya terkait tur yang akan digelar ke Jepang, musisi Nanoe Biroe akhirnya resmi angkat suara pada Rabu, 5 Agustus 2026 sore di Pulau Nyama, Peguyangan.
Dihadapan awak media, penyanyi denga khas rambut gimbal itu menuturkan prihal perjalanannya nanti hingga album yang tertunda.
“Astungkara pada 9 Agustus nanti kita bertolak ke Negeri Sakura, mohon doa dan supportnya ya nyama semua,” tuturnya.
Sebenarnya, tur ke Jepang bukanlah yang pertama kali ia lakukan, sebelumnya pada tahun 2011 ia sempat mengunjungi negara itu namun dengan format solo dan tidak terlalu resmi.
“Ya tahun ini kita beneran resmi, maksudnya kita ke sana dengan visa entertainment dan kita juga tampil full band dengan total 9 orang yang berangkat ke sana,” ucap Nanoe menerangkan.
Ia juga mengucapkan syukur karena berkat Ayu Kribo dan sang suami yang menjamin kedatangan mereka sehingga visa entertainment bisa keluar pada 6 Agustus ini.
9 Orang yang turut berangkat adalah Made Mudirta (Nanoe Biroe) sebagai vokalis, I Nyoman Pariasa (manajer), I Made Indranata (bass), I Gede Suastika (gitar), Komang Suria Indrawan (gitar), Komang Anggara Budi Rama (drum), Mang Danu (sound engineer), serta Putu Hendra dan Agus Gempur yang menangani merchandise.
Tidak hanya 1 kota, perjalanan 10 hari itu ia menyambangi 5 kota sekaligus seperti Osaka, Hiroshima (13/8/), Osaka (14/8), Nagoya (15/8), Shibuya (16/8) dan Ibaraki (17/8).
Secara menyeluruh, ia akan tampil sebanyak 6 kali dan hanya di Osaka yang dijadwalkan tampil 2 kali. “Di sana nyama kita lebih banyak makanya tampil dua kali,” tuturnya.
Ia juga mengatakan bahwa penampilannya nanti memang fokus untuk menghibur warga Bali khususnya yang merantau di Jepang dan tentunya sangat rindu dengan kampung halaman.
“Kalaupun ada orang asli Jepang yang menonton, itu hanya bonus bagi kami,” sambungnya.
Meski mendapatkan dana talangan untuk keberangkatan, ia juga berusaha untuk mengumpulkan dana, salah satunya dengan menjual merchandise saat live TikTok.
“Kami jualan merchandise melalui live TikTok dan berupaya untuk mendapatkan dana tambahan,” tuturnya sembari menyebut bahwa Ayu Kribo menalangi perjalanan itu.
Di sana, ia juga melibatkan warga setempat. “Ya pokoknya nanti berapa pun hasilnya kita juga bagi dua dengan Ayu. Sebab di sana juga kita ada penjualan tiket,” ungkapnya.
Meski demikian, Nanoe sendiri tak menyebutkan berapa anggaran total dari perjalanan itu. “Saya sendiri tidak fokus di sana,” paparnya.
Ditegaskan pula bahwa Buda Ngurek Japan ini fokus utamanya adalah menghibur pekerja asal Indonesia khususnya Bali yang ada di negara itu.
“Jadi tidak sekedar berapa keuntungan yang didapat, kami ingin menghibur mereka di sana dan mengobati kerinduan akan kampung halaman,” pungkasnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa tur ini ia berikan judul Baduda Ngurek Japan 2026. Pun, ia menegaskan sejak awal bahwa dirinya tidak mau tampil solo dan ngotot untuk full band meski pendanaan juga disebutkan sangat minim.
Ia menyebutkan bahwa jika tampil solo sudah pernah ia lakukan sebelumnya dan juga seringnya live di TikTok menjadi alasan kuat.
“Kalau solo sudah pernah, lalu apa juga bedanya dengan tampil live TikTok yang notabene mereka sudah sering liat,” paparnya.
Selain itu, Chemistry di atas panggung juga tidak bisa digantikan, sehingga ia sudah berfikir akan ada sing along.
Pun pada awalnya Tur Japan ini ia rencanakan tahun depan dan fokus pada album, namun karena tidak lagi memungkinkan serta banyaknya dorongan dari teman – teman di sana akhirnya ia harus merelakan album tertunda.
“Maunya kan album beres baru tur biar ada karya baru yang dibawakan, tapi ini tidak memungkinkan lagi,” tuturnya.
***ikuti kami di Google News