Teori Konspirasi Kematian Avril Lavigne

 Teori Konspirasi Kematian Avril Lavigne

Teori Konspirasi kematian Avril Lavigne / pict by hi/ inimusik

Digiqole ad

Cukup lama Tim INIMUSIK.com tidak mengisi rubrik Bicara Musik. Nah kali ini kami akan membahas kisah Avril Lavigne yang pernah dikabarkan telah wafat.

Baca Juga:  Kisah di Balik Lagu Yesterday The Beatles

Tentu ini tidak benar tapi teori ini pernah populer sekitar tahun 2017 lalu yang mempercayai bahwa penyanyi asal Kanada ini telah meninggal sejak 2003 dan diketahui Avril yang sekarang merupakan kloningannya bernama Mellisa Vandella.

https://www.instagram.com/p/CFprqbsFN7y/?utm_source=ig_web_copy_link

Teori konspirasi ini ramai dibicarakan di media sosial, terutama Twitter. Awalnya, adalah hasil penyelidikan seorang fans asal Brazil yang kemudian ia ungkap di blog pribadinya.

Tapi jika diperhatikan secara sepintas memang Mellisa Vandella mirip banget Avril. Tapi, tahan dulu deh berbagai asumsimu itu. Simak dulu nih sejumlah bukti menurut fans tersebut.

Baca Juga:  Erik Sondhy Sudah Cukup di Zona Nyaman

Yang bukan fans Avril Lavigne pasti tahu kalau gaya cewek yang dikenal tomboy ini tidak lagi punk. Melainkan jadi lebih feminim dan glamor.

Simak Video Avril Lavigne yang dirilis di YouTube pada 1  Mai  2020

Avril yang awalnya terkesan anti-fashion, sekarang ini jadi lebih berdandan. Diduga, itu adalah karakteristik natural Mellisa yang dianggap sebagai kloningannya.

Avril Lavigne memang tidak kayak bule kebanyakan yang bunya tinggi badan menjulang. Tapi yang mengherankan adalah data tinggi badannya berubah.

Baca Juga:  Konspirasi Adele dan Sam Smith, Menurut Kalian?

Di awal kariernya, tercatat bahwa tingginya adalah 158 cm, tapi sekarang ini Google mencatat bahwa tingginya 155 cm. Merosot 3 cm. Diduga, itu adalah tinggi badan Mellisa.

Pesan tersirat di Album Under My Skin.

Avril dianggap meninggal pada 2003. Setahun setelahnya, album Under My Skin rilis. Teori konspirasi ini bilang bahwa cover album sangat menunjukkan bahwa sejak itu Avril sudah digantikan oleh kloningannya.

Penulisan kata Avril Lavigne yang kecil dan menggunakan warna hitam agak menyatu dengan judul album yang ditulis dengan ukuran lebih besar dan dengan warna mencolok, merah.

Kalau dibaca langsung maka akan jadi, “Avril Lavigne Under My Skin.” Atau “Avril Lavigne ada di Balik Kulit (tubuh)ku.”

Baca Juga:  Rakadhanu: Saya Senang Tumbuh Pencipta Lagu Mileneal

Bayangkan kalau Mellisa sang kloningan yang mengucapkan kalimat itu. Terasa benar kan?! setelah itu, sosok Avril di cover album ini pun dibuat hitam-putih warnanya, sementara lambang silang yang merah dibuat besar dan mencolok. Penanda ketiadaan sang sosok sebenarnyakah?

Untuk informasi tentang Avril check di situs resminya Avril

Tentu aja nggak benar, soalnya sampai saat ini, Instagram dan Twitter resmi yang kita anggap milik penyanyi asal Kanada ini masih aktif update.

Pesan Tersirat Sahabat Avril Yang Cabut dari band

Nggak lama sebelum album Under My Skin rilis, Evan Taubenfelt, anggota band sekaligus sahabat Avril cabut dari band. Dan ia membawakan lagu perpisahan yang kalau dipikir-pikir, menyiratkan kabar meninggalnya Avril.

Menariknya, mencuatnya teori konspirasi itu tepat 15 tahun setelah album Complicated rilis. Apakah ini strategi untuk membangkitkan nama atau strategi jualan karya saat itu? Apakah kalian juga percaya ini? Lagu apa yang paling kalian suka dari Avril? (Redaksi/ Pra/IMC)