Ake Buleleng Dedikasikan Lagu Terbarunya untuk Singaraja

Digiqole ad

Ake Buleleng baru saja merilis single terbarunya yang bertajuk “Rahajeng Wanti Warsa”  melalui platform digital. Dan lagu itu mereka dedikasikan khusus untuk kota Singaraja yang merayakan hari jadi ke-416.

“Seperti biasa tiap HUT kota Singaraja kami selalu ada rilisan karya baru karena kebetulan barengan dengan hari jadi band kami,”ucap Gde Kurniawan frontman dari band yang tahun ini berusia 4 tahun itu.

Baca Juga:  "Depresi Jiwa" Antara Pecundang dan Ayam Jago dari The Chickens

Selain itu, lanjut Gde Kurniawan, lagu itu juga didedikasikan untuk siapa saja yang merayakan ulang tahun dan tentunya menambah pilihan lagu yang bertema ulang tahun.  “Ya biar ada pilihan theme song untuk mereka yang lagi merayakan ulang tahun. Lagian Ake Buleleng belum pernah membuat lagu bertema seperti ini,”ucapnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat. Senin (2/3/2020)

Tidak sampai di sana, Ake Buleleng pun melihbatkan banyak pihak seperti Beluluk, De Hendra hingga Angga Gotama dan Putu Sandat sebagai backing vocal di bagian reff lagu tersebut.

Baca Juga:  "Astungkara", Semeton Band Kembali Rilis Karya

Lagu itu digarap cukup singkat dengan konsep yang sederhana, tujuannya satu yakni Gde Kurniawan ingin orang – orang dengan mudah menghafal dan bahakan cover song. “Kita kemas sesuai trend dan kekinianlah,”sambungnya.

Sebelumnya, pada tahun 2019, Ake Buleleng sempat merilis single bertajuk “Semangat Berkarya” yang sekaliagus menjadi judul Album ke-2 mereka. Ake Buleleng dibentuk 2015, kemudian baru mulai memperkenalkan karya mereka ke public awal 2017.

Baca Juga:  Sabda Pangestu Rilis Single Perdana “Nerima”

Awalnya grup ini didukung tujuh personel, dengan komposisi tiga pemain musik — Budi Kurniawan (drum), Ngurah Noky  (bass), dan Gde Kurniawan (gitar) dan empat vokalis yang tampil secara bergantian, Yoga, Andik, Agus Adyatmika, dan Pande Unyil. 

Namun saat ini #Akebuleleng hanya berlima, minus Yoga dan Andik. Nama #Akebuleleng dipilih karena memberi inspirasi satu kata satu daerah dengan rasa kebanggaan. Meskipun kata ‘Ake’ bagi sebahian besar masyarakat Bali terkesan agak kasar, namun bagi orang Buleleng, sebutan Ake menunjukkan makna kedekatan antar satu dengan yang lainnya. (Red/Dhi/IMC)